google-site-verification=x07vjbomxlsBvPbIbOjcR7vfc5Jw4mGyIscP06Am1sQ

KPU Jabar Perkuat Sinergi Dengan Media Demi Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pilkada 2024

Dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama menyukseskan yang akan betlangsung pada 27 November 2024. Tak terkecuali media massa yang juga memiliki peran penting dalam kontestasi Pilkada 2024.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Barat, Hedi Ardia, mengatakan sudah menjadi kewajiban semua pihak untuk menyukseskan hajatan besar ini dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

“Ini adalah hajatan besar maka semuanya harus mengambil peran. Penyelenggara Pemilu dengan tupoksinya, kemudian pemerintah daerah juga dengan tugasnya, aparat keamanan dengan kewajibannya,” kata Hedi di Bandung, Jumat, 6 September 2024.

Menurut Hedi, insan pers juga dinilai memiliki perananan penting dalam menyukseskan Pilkada 2024. Bagaimana informasi yang berkaitan dengan pilkada bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Dia mengatakan, KPU Jabar menargetkan angka partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 ini meningkat 2 persen atau menjadi 75 persen dibanding tahun sebelumnya dengan adanya peran media massa.

“Kami punya kepentingan besar kepada rekan-rekan media ini, agar partisipasi pemilu di Jawa Barat ini bisa naik minimal 2 persen dari angka pilkada sebelumnya 73 persen,” jelasnya.

Sementara Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar, Tantan Sulthon, meminta insan pers tetap bersikap kritis dalam mengawal kepentingan-kepentingan masyarakat pada Pilkada 2024.

“Sebagai pilar keempat demokrasi, kita harus bersikap. Misalkan sekarang Humas KPU memberikan rilis, terus kita tulis copy paste aja sesuai itu. Kita harus kritisi juga (rilis KPU), ini sesuai ga dengan kepentingan masyarakat,” ucap Tantan.

Dengan mengedepankan sikap kritis tersebut, kata dia, maka masyarakat pun tidak akan mudah dibodohi oleh janji-janji manis para calon kepala daerah.

“Sehingga masyarakat tidak dibutakan dengan hanya sekedar lipstik, di Instagram bagus, di YouTube bagus, di media sosial bagus dan temen-temen media juga malah larut membagus-baguskan,” ujarnya.

sumber

raditya

Related Posts

Ekonomi yang Katanya Tumbuh, Tapi Mengapa Rakyat Terus Mengeluh?

narapolitik.com – Di atas kertas, ekonomi Indonesia masih terlihat baik-baik saja. Pertumbuhan ekonomi tetap positif. Inflasi terkendali. Investasi terus berdatangan. Pemerintah pun kerap menyampaikan optimisme bahwa fundamental ekonomi nasional tetap…

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu, Bangsa Lepas Sang Jenderal dengan Upacara Militer

Jakarta – Kepergian Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggalkan duka mendalam bagi dunia militer dan pemerintahan Indonesia. Sosok yang pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan periode 2014–2019 itu dilepas dengan penghormatan…

Leave a Reply

You Missed

Ekonomi yang Katanya Tumbuh, Tapi Mengapa Rakyat Terus Mengeluh?

  • By mintz
  • June 1, 2026
  • 3 views
Ekonomi yang Katanya Tumbuh, Tapi Mengapa Rakyat Terus Mengeluh?

Dari Jalan Panjang Politik hingga Pilgub Bali, Jejak Made Muliawan Arya yang Tak Pernah Sepi Sorotan

  • By mintz
  • June 1, 2026
  • 2 views
Dari Jalan Panjang Politik hingga Pilgub Bali, Jejak Made Muliawan Arya yang Tak Pernah Sepi Sorotan

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu, Bangsa Lepas Sang Jenderal dengan Upacara Militer

  • By mintz
  • June 1, 2026
  • 3 views
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu, Bangsa Lepas Sang Jenderal dengan Upacara Militer

Prabowo Mania 08 Siap Kawal Program Prabowo-Gibran, Dukung Sikap Politik 98 Resolution Network

  • By mintz
  • May 24, 2026
  • 4 views
Prabowo Mania 08 Siap Kawal Program Prabowo-Gibran, Dukung Sikap Politik 98 Resolution Network

Di Antara Fraksi, Aspirasi, dan Mesin Politik Depok: Membaca Sosok Edi Masturo

  • By mintz
  • May 17, 2026
  • 10 views
Di Antara Fraksi, Aspirasi, dan Mesin Politik Depok: Membaca Sosok Edi Masturo

Motif Penikaman Nus Kei Terungkap, Polisi Sebut Dipicu Dendam Lama

  • By raditya
  • April 20, 2026
  • 19 views
Motif Penikaman Nus Kei Terungkap, Polisi Sebut Dipicu Dendam Lama