Anas Urbaningrum Setelah Keluar dari PKN: Dari Politik Partai ke Suara Kritis soal Pemerintah dan Persaudaraan

narpolitik.com – Nama Anas Urbaningrum kembali muncul dalam sejumlah isu nasional sepanjang Agustus hingga September 2026. Namun kali ini, sorotan terhadap mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu tidak semata-mata berkaitan…

Budiman Sudjatmiko dan PRD: Jejak Aktivis yang Melawan Orde Baru hingga Panggung Kekuasaan

narapolitik.com – Nama Budiman Sudjatmiko tidak bisa dilepaskan dari sejarah gerakan pro-demokrasi Indonesia pada era Orde Baru. Jauh sebelum dikenal sebagai politikus dan berada di lingkaran pemerintahan, Budiman merupakan salah…

Komeng Puji Kinerja Danantara, Singgung BUMN yang Masih Perlu Ditata

narapolitik.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Alfiansyah Bustami alias Komeng memberikan apresiasi terhadap kinerja Danantara Indonesia yang dinilainya menunjukkan perkembangan positif. Pernyataan tersebut disampaikan Komeng setelah mengikuti Sidang…

Bahlil Lahadalia Luncurkan 10 Buku Sekaligus, Rekam Jejak, Gagasan, dan Pemikiran untuk Negeri

narapolitik.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meluncurkan 10 buku yang mendokumentasikan perjalanan hidup, pengalaman pemerintahan, serta gagasan strategis yang ia…

Soekarno – Sang Proklamator (1901-1970)

Namun, ada satu masalah berkelanjutan yang menjadi penghalang persatuan masyarakat Indonesia yang sangat pluralistis melalui Pancasila yaitu adalah tuntutan pendirian negara Islam oleh partai-partai Islam. Pada awalnya, Panitia Sembilan (komite…

BJ Habibie (1936-2019), Tekno-Birokrat Sejati

Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA.…

Suharto (1921-2008), Orde Baru,: Pembangunan Indonesia di Bawah Pemerintahan Otoriter

Suharto (1921-2008), Presiden kedua Indonesia, meraih kekuasaan di tengah periode krisis darurat dan pertumpahan darah. Pendahulunya, Soekarno, telah menciptakan komposisi pemerintahan antagonistik yang sangat berbahaya dan terdiri dari fraksi-fraksi nasionalis,…