
narapolitik.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian terhadap Partai Demokrat dalam perayaan HUT ke-25 partai tersebut. Prabowo menilai Demokrat tidak mencaci maki ketika berada di luar kekuasaan.
Pernyataan tersebut menarik perhatian karena disampaikan di tengah hubungan politik yang semakin dekat antara Demokrat dan pemerintahan Prabowo.
Prabowo menilai dinamika politik harus tetap berada dalam koridor persahabatan dan persatuan. Menurutnya, perbedaan warna politik merupakan bagian dari demokrasi. Partai politik dapat bersaing, memberikan kritik maupun rekomendasi, tetapi hubungan kebangsaan tetap harus dijaga.
Pernyataan Prabowo tersebut menjadi pesan penting mengenai bagaimana pemerintah melihat hubungan antara kekuasaan dan oposisi.
Demokrat sebelumnya berada di luar pemerintahan sebelum akhirnya menjadi bagian dari pemerintahan Prabowo-Gibran.
Pujian Prabowo menunjukkan adanya apresiasi terhadap perjalanan politik Demokrat. Bagi Demokrat, pujian tersebut juga dapat memperkuat posisi partai dalam pemerintahan.
Namun, hubungan politik antara Demokrat dan Prabowo tetap akan menarik untuk diamati menjelang 2029. Jika hubungan tersebut terus terjaga, Demokrat berpotensi menjadi salah satu kekuatan penting dalam konfigurasi politik nasional.
Pada saat yang sama, Demokrat perlu memastikan dukungan terhadap pemerintah tetap disertai kontribusi dan kritik konstruktif ketika kebijakan pemerintah membutuhkan evaluasi.








