21 Negara Ikut Super Garuda Shield, DPR Sebut Posisi Strategis Indonesia Makin Terlihat

narapolitik.com – Keterlibatan 21 negara dengan ribuan personel dalam latihan gabungan Super Garuda Shield 2026 dinilai menjadi indikator meningkatnya posisi strategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.

Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menyebut latihan tersebut bukan sekadar aktivitas militer, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam membangun komunikasi dan kepercayaan antarnegara.

Super Garuda Shield merupakan latihan militer multilateral yang melibatkan Indonesia dan sejumlah negara mitra. Pada 2026, jumlah negara yang terlibat mencapai 21 negara dengan ribuan personel.

Menurut Amelia, besarnya partisipasi negara menunjukkan Indonesia memiliki posisi penting dalam dinamika keamanan kawasan.

Dalam konteks geopolitik Indo-Pasifik, Indonesia berada di posisi strategis. Letak geografis Indonesia membuat stabilitas kawasan memiliki hubungan langsung dengan kepentingan nasional.

Karena itu, latihan militer seperti Super Garuda Shield dapat dilihat dari dua perspektif. Pertama, meningkatkan kemampuan dan interoperabilitas militer. Kedua, membangun komunikasi dan kepercayaan antarnegara.

Bagi Indonesia, aspek kedua tidak kalah penting. Politik luar negeri Indonesia selama ini menekankan prinsip bebas dan aktif. Artinya, Indonesia berupaya menjaga hubungan dengan berbagai negara tanpa terikat pada satu blok kekuatan.

Hal tersebut juga sejalan dengan pesan Prabowo saat menghadiri Eastern Economic Forum di Rusia pada awal September. Presiden menegaskan Indonesia tidak ingin bergabung dengan aliansi militer mana pun.

Dengan demikian, keterlibatan Indonesia dalam latihan militer multilateral perlu ditempatkan dalam kerangka memperkuat kapasitas pertahanan sekaligus menjaga hubungan dengan berbagai negara.

Tantangan Indonesia ke depan adalah memastikan kerja sama pertahanan tetap mendukung kepentingan nasional dan tidak menimbulkan persepsi bahwa Indonesia berpihak kepada blok tertentu.

Kawasan Indo-Pasifik sendiri semakin penting dalam geopolitik global. Persaingan kekuatan besar, jalur perdagangan dan keamanan maritim membuat negara-negara kawasan perlu memperkuat komunikasi.

Dalam konteks itu, Super Garuda Shield bukan hanya soal latihan militer. Ada pesan diplomatik bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi salah satu titik penting dalam menjaga komunikasi keamanan kawasan.

Related Posts

Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disorot DPR, Kalapas Akui Perintahkan Pemindahan Barang

narapolitik.com – Rapat Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kembali menyoroti persoalan di Lapas Kelas IIA Cibinong. Kali ini, perhatian anggota dewan tertuju pada temuan fasilitas mewah…

Lapas Cibinong Disorot DPR: Overcapacity 216 Persen, CCTV hingga Aset Rumah Dinas Jadi Sorotan

narapolitik.com – Kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menjadi sorotan Komisi XIII DPR RI dalam rapat bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Rapat tersebut membahas sejumlah temuan Ombudsman RI, mulai…

Leave a Reply

You Missed

Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Bundaran HI

  • By mintz
  • October 20, 2026
  • 0
  • 17 views
Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Bundaran HI

Karhutla Membara, Greenpeace Turun ke HI!

  • By mintz
  • October 20, 2026
  • 0
  • 18 views
Karhutla Membara, Greenpeace Turun ke HI!

Anak di Bawah 16 Tahun, Akses Medsos Dibatasi!

  • By mintz
  • October 18, 2026
  • 0
  • 18 views
Anak di Bawah 16 Tahun, Akses Medsos Dibatasi!

UNAIR dan DPD RI Buka Mata Mahasiswa soal Politik

UNAIR dan DPD RI Buka Mata Mahasiswa soal Politik

Rocky Gerung Masuk Istana, Sebut Ini!

  • By mintz
  • October 17, 2026
  • 0
  • 24 views
Rocky Gerung Masuk Istana, Sebut Ini!

Bahlil Klaim Stok BBM Aman, Koster Disorot di SPBU Bali

  • By mintz
  • October 17, 2026
  • 0
  • 25 views
Bahlil Klaim Stok BBM Aman, Koster Disorot di SPBU Bali