
narapolitik.com – Momentum peringatan 28 tahun Reformasi 1998 kembali menjadi ruang konsolidasi sejumlah aktivis dan relawan politik nasional. Kali ini, dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menguat melalui pernyataan sikap yang disampaikan 98 Resolution Network dan didukung penuh oleh kelompok relawan Prabowo Mania 08.
Dalam kegiatan bertema “Menuju Transformasi Demokrasi Ekonomi, Dari 28 Tahun Merdeka Bersuara Menuju Pemerataan Kesejahteraan Bersama Pemerintahan Prabowo-Gibran”, para aktivis menilai arah pemerintahan saat ini masih berada dalam koridor amanat Reformasi 1998 dan konstitusi.
Sekretaris Jenderal Prabowo Mania 08, Agustin Lumban Gaol, menegaskan pihaknya mendukung penuh sikap politik yang disampaikan 98 Resolution Network. Menurut dia, gerakan tersebut menjadi bentuk komitmen moral untuk terus mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berpihak kepada rakyat.
“Kami mendukung pernyataan sikap 98 Resolution Network untuk mengawal program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui agenda Asta Cita Prabowo-Gibran,” ujar Agustin dalam keterangannya.
Sementara itu, Koordinator 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti, menilai sejumlah program pemerintahan saat ini mencerminkan semangat demokratisasi ekonomi yang sejak awal menjadi cita-cita Reformasi. Ia menyebut pidato Presiden Prabowo pada momentum Hari Kebangkitan Nasional beberapa waktu lalu sebagai bentuk keberanian politik yang membawa arah baru bagi Indonesia.
Menurut Haris, kebijakan pemerintah dalam pemberantasan korupsi hingga langkah penyitaan aset hasil tindak pidana menjadi sinyal bahwa negara mulai serius mengembalikan keadilan ekonomi kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, 98 Resolution Network juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal gagasan besar pemerintahan Prabowo-Gibran hingga ke level kebijakan konkret. Mereka berharap agenda pemerataan kesejahteraan, penguatan ekonomi nasional, serta perlindungan terhadap rakyat kecil dapat terus dijalankan secara konsisten.
Peringatan Reformasi tahun ini pun tidak sekadar menjadi ajang mengenang sejarah gerakan 1998, melainkan juga refleksi atas arah demokrasi dan pembangunan ekonomi Indonesia ke depan. Dukungan dari berbagai kelompok relawan dan aktivis disebut menjadi modal sosial penting bagi pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menjalankan program strategis nasional.
sumber / pic : various / rmol sumsel








