Penanganan Kasus Korupsi Dipastikan Tetap Berjalan Meski Jampidsus Mundur

Jakarta – Kejaksaan Agung menegaskan bahwa proses penanganan perkara tindak pidana korupsi tidak akan terhenti meskipun Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah telah mengundurkan diri dari jabatannya.

Untuk menjaga kesinambungan penegakan hukum, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menunjuk Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Jampidsus. Penunjukan tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh proses penyidikan, penuntutan, hingga pengembalian aset hasil tindak pidana korupsi tetap berlangsung sesuai rencana.

Rudi Margono mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan adalah melakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran penyidik di lingkungan Pidana Khusus. Evaluasi terhadap seluruh perkara yang sedang ditangani akan menjadi prioritas untuk menentukan kasus-kasus yang harus segera diselesaikan.

Menurutnya, pergantian pimpinan tidak boleh mengganggu ritme penegakan hukum. Seluruh agenda yang telah berjalan akan diteruskan, termasuk penanganan perkara yang berkaitan dengan mantan Jampidsus maupun perkara korupsi strategis lainnya yang menjadi perhatian publik. Selain itu, upaya asset recovery atau pemulihan kerugian negara juga tetap menjadi fokus utama.

Saat ini, Direktorat Jampidsus masih menangani sejumlah perkara besar, di antaranya dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026 serta dugaan penyimpangan pada sektor pertambangan mineral nonlogam yang melibatkan PT Putraprima Mineral Mandiri (PMM) untuk periode 2018–2019. Kasus-kasus tersebut dipastikan tetap diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Rudi mengaku baru menerima informasi mengenai penunjukannya sebagai Plt Jampidsus pada Sabtu dini hari. Ia menyatakan penugasan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional dengan memastikan fungsi manajerial maupun teknis di lingkungan Pidana Khusus tetap berjalan efektif.

Sementara itu, berbagai pihak turut menyoroti transisi kepemimpinan di tubuh Kejaksaan Agung. Komisi III DPR RI bahkan menyatakan akan memperkuat fungsi pengawasan agar proses penyidikan perkara korupsi tetap berlangsung secara independen, transparan, dan bebas dari kepentingan apa pun. DPR menilai pergantian pejabat tidak boleh menjadi alasan terhambatnya penyelesaian berbagai perkara besar yang tengah ditangani aparat penegak hukum.

Dengan adanya penunjukan pelaksana tugas, Kejaksaan Agung berupaya memberikan kepastian kepada publik bahwa agenda pemberantasan korupsi tetap menjadi prioritas. Pergantian kepemimpinan disebut hanya bersifat administratif, sedangkan komitmen untuk menuntaskan perkara-perkara korupsi tetap menjadi tanggung jawab institusi secara menyeluruh.

Related Posts

Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Bikin Heboh, Pengamat: Bisa Mengarah ke Politik Kekuasaan

narapolitik.com – Masa jabatan kepala desa menjadi sorotan setelah muncul usulan agar jabatan tersebut tidak dibatasi dan pelaksanaan pemilihan kepala desa ditunda. Usulan tersebut mendapat kritik karena dinilai berpotensi bertentangan…

Pemilu 2029 Masih Jauh, Partai Ini Sudah Panaskan Mesin Politik dari Sekarang

narapolitik.com – Pemilu 2029 masih beberapa tahun lagi, tetapi sejumlah kekuatan politik mulai memanaskan mesin. Salah satunya Partai Indonesia Terang atau Pinter yang mulai melakukan konsolidasi nasional untuk memperkuat struktur…

Leave a Reply

You Missed

Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Bikin Heboh, Pengamat: Bisa Mengarah ke Politik Kekuasaan

Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Bikin Heboh, Pengamat: Bisa Mengarah ke Politik Kekuasaan

Golkar Bongkar Masalah Sengketa Tanah yang Tak Kunjung Selesai, DPR Dorong RUU Reforma Agraria

Golkar Bongkar Masalah Sengketa Tanah yang Tak Kunjung Selesai, DPR Dorong RUU Reforma Agraria

Pemilu 2029 Masih Jauh, Partai Ini Sudah Panaskan Mesin Politik dari Sekarang

Pemilu 2029 Masih Jauh, Partai Ini Sudah Panaskan Mesin Politik dari Sekarang

Pilpres 2029 Mulai Terbaca, Pengamat Sebut Parpol Akan Berpikir Seribu Kali Lawan Prabowo

Pilpres 2029 Mulai Terbaca, Pengamat Sebut Parpol Akan Berpikir Seribu Kali Lawan Prabowo

Prabowo Bawa Pesan Kemandirian ke BRICS, Indonesia Tak Mau Didikte

Prabowo Bawa Pesan Kemandirian ke BRICS, Indonesia Tak Mau Didikte

Kapolri Bertemu Ribuan Buruh di Bekasi, Pesannya Tegas: Jangan Sampai Konflik Ganggu Investasi

  • By mintz
  • September 12, 2026
  • 0
  • 21 views
Kapolri Bertemu Ribuan Buruh di Bekasi, Pesannya Tegas: Jangan Sampai Konflik Ganggu Investasi