google-site-verification=x07vjbomxlsBvPbIbOjcR7vfc5Jw4mGyIscP06Am1sQ

Becak Listrik untuk Lansia : Dorong Pemberdayaan Pengayuh di Indramayu

narapolitik.com – Rabu, 13 November 2025 di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Budiman Sudjatmiko, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) menghadiri acara penyerahan bantuan berupa 100 unit becak listrik untuk para pengayuh becak lansia. Ia juga secara simbolis menaiki salah satu becak listrik tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program inovasi sosial ini. Program ini dijalankan atas mandat dari pemerintah pusat, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui pemberdayaan pekerja informal.

Tujuan & Makna Program
Budiman menegaskan bahwa program becak listrik tidak sekadar “bantuan alat kerja” saja, melainkan bagian dari strategi pemberdayaan berkelanjutan:

  • Memberi sarana kerja yang lebih efisien untuk pengayuh becak lansia agar tetap produktif di usia lanjut.
  • Menyediakan pelatihan teknis dan pendampingan mengenai cara penggunaan, perawatan, pengisian baterai, dan servis ringan.
  • Memulai dari tahap awal (100 unit) di Indramayu sebagai pilot, dengan target nasional yang jauh lebih besar: hingga 10 000 unit pada tahap pertama, dan berpotensi naik ke 30 000 unit.

Dampak bagi Pengayuh Becak Lansia & Masyarakat, program ini membawa beberapa dampak signifikan:

  • Untuk pengayuh becak lansia: mendapat alat kerja yang lebih ringan, efisien, dan memungkinkan mereka tetap mendapat penghasilan meskipun usia tidak muda lagi.
  • Untuk masyarakat dan pariwisata lokal: kehadiran becak listrik dengan suara yang lebih tenang dan ramah lingkungan bisa meningkatkan citra mobilitas tradisional di kota. Bupati Lucky Hakim menyebut bahwa titik-pengisian baterai akan disiapkan dekat pusat keramaian di Indramayu agar mudah dijangkau.
  • Untuk program pengentasan kemiskinan: ini adalah salah satu langkah konkret yang menyasar pekerja informal rentan, bukan hanya skema subsidi biasa. Dengan pendekatan multi-pihak pemerintah pusat, daerah, hingga pelatihan teknis potensi keberlanjutan meningkat.

Tantangan yang Perlu Diwaspadai
Meski langkah ini positif, terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan agar program benar-benar berjalan dan tidak berhenti di simbol saja:

  • Ketersediaan dan keberlanjutan infrastruktur pengisian baterai menjadi kunci agar becak listrik bisa digunakan secara rutin. Tanpa pengisian yang mudah, alat bisa jadi terbengkalai.
  • Pemeliharaan dan servis: para pengayuh becak perlu dibekali kemampuan servis ringan atau akses ke jaringan servis agar alat tetap berfungsi baik. Jika tidak, kerusakan bisa menghambat produktivitas.
  • Pemantauan dan evaluasi: agar dapat dilihat apakah bantuan ini benar meningkatkan penghasilan dan kualitas hidup pengayuh, bukan hanya berpindah ke beban baru (misalnya biaya listrik atau servis).
    Replikasi ke daerah lain: meskipun target nasional besar, perbedaan kondisi lokal (listrik, ekonomi, mobilitas) harus jadi pertimbangan agar program bisa disesuaikan.

Program bantuan becak listrik untuk pengayuh lansia di Indramayu adalah sebuah langkah inovatif yang menggabungkan teknologi, pemberdayaan sosial, dan pengentasan kemiskinan. Dengan dukungan dari BP Taskin dan pemerintah pusat, ini bisa menjadi model bagi daerah lain dalam mengangkat pekerja informal terutama yang berusia lanjut agar tetap produktif dan bermartabat.

Namun, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari penyerahan unit, melainkan dari pemanfaatan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan, dan transformasi sosial yang nyata. Jika semua elemen berjalan, maka ini bukan sekadar bantuan melainkan perubahan.

raditya

Related Posts

Siapa yang Paling Dirugikan Jika Biaya Politik Pilkada Dibatasi? Membaca Peta Kepentingan di Balik Usulan Mendagri

narapolitik.com – Ketika Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan pembatasan biaya politik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), publik melihatnya sebagai upaya memutus mata rantai korupsi yang selama ini membelit banyak…

Penanganan Kasus Korupsi Dipastikan Tetap Berjalan Meski Jampidsus Mundur

Jakarta – Kejaksaan Agung menegaskan bahwa proses penanganan perkara tindak pidana korupsi tidak akan terhenti meskipun Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah telah mengundurkan diri dari jabatannya.…

Leave a Reply

You Missed

Siapa yang Paling Dirugikan Jika Biaya Politik Pilkada Dibatasi? Membaca Peta Kepentingan di Balik Usulan Mendagri

  • By mintz
  • July 17, 2026
  • 10 views
Siapa yang Paling Dirugikan Jika Biaya Politik Pilkada Dibatasi? Membaca Peta Kepentingan di Balik Usulan Mendagri

Penanganan Kasus Korupsi Dipastikan Tetap Berjalan Meski Jampidsus Mundur

  • By mintz
  • July 12, 2026
  • 13 views
Penanganan Kasus Korupsi Dipastikan Tetap Berjalan Meski Jampidsus Mundur

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Penegakan Hukum, Dukungan terhadap Prabowo Menguat

  • By mintz
  • July 12, 2026
  • 29 views
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Penegakan Hukum, Dukungan terhadap Prabowo Menguat

Tiyo Ardianto: Oposisi Baru atau Sekadar Variasi Lama dalam Politik Indonesia?

  • By mintz
  • June 18, 2026
  • 25 views
Tiyo Ardianto: Oposisi Baru atau Sekadar Variasi Lama dalam Politik Indonesia?

Alarm Keras di Jalanan: Ketika Parlemen Masuk Angin dan Rakyat Mengambil Alih Fungsi Kontrol

  • By mintz
  • June 16, 2026
  • 15 views
Alarm Keras di Jalanan: Ketika Parlemen Masuk Angin dan Rakyat Mengambil Alih Fungsi Kontrol

Ekonomi yang Katanya Tumbuh, Tapi Mengapa Rakyat Terus Mengeluh?

  • By mintz
  • June 1, 2026
  • 19 views
Ekonomi yang Katanya Tumbuh, Tapi Mengapa Rakyat Terus Mengeluh?