Andra Soni Saksikan Peresmian 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air, Banten Dapat 145 Jembatan

narapolitik.com – Gubernur Banten Andra Soni mengikuti peresmian ribuan jembatan dan sumber air bersih yang dibangun TNI-Polri. Kegiatan tersebut diikuti Andra Soni secara virtual dari Jembatan Merah Putih Presisi Polri di Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Kamis, 13 Agustus 2026.

Peresmian secara nasional dilakukan Presiden Prabowo Subianto dari Istana Negara, Jakarta. Dalam agenda tersebut, ribuan jembatan dan 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNI-Polri dan TNI Angkatan Darat resmi dimanfaatkan masyarakat.

Mengacu pada laporan RadarBangsa, Andra Soni mengikuti langsung agenda tersebut dari wilayah Lebak. Kehadirannya di Bayah sekaligus menempatkan salah satu wilayah Banten sebagai lokasi penting dalam program pembangunan infrastruktur yang menyasar akses masyarakat di daerah.

Salah satu angka yang menarik perhatian dari peresmian tersebut adalah jumlah Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun Polri di Banten.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut terdapat 145 Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Polda Banten. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dibandingkan wilayah Polda lainnya.

Secara nasional, Polri menargetkan pembangunan 895 Jembatan Merah Putih Presisi. Hingga agenda peresmian berlangsung, sebanyak 875 jembatan telah selesai dibangun, sementara 17 lainnya masih dalam proses dan empat jembatan berada dalam tahap perencanaan.

Keberadaan jembatan-jembatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses, terutama di wilayah yang kondisi geografisnya menyulitkan pembangunan infrastruktur.

Bagi masyarakat pedesaan, jembatan bukan sekadar sarana penghubung. Infrastruktur tersebut dapat menjadi jalur penting untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan hingga mobilitas sehari-hari.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan jembatan dan sumber air bersih tersebut dari Istana Negara.

Dalam agenda itu, Prabowo menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari pengabdian TNI dan Polri kepada masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya gotong royong dan persatuan dalam menghadirkan manfaat pembangunan hingga wilayah yang jauh dan terpencil.

Dalam laporan RadarBangsa, Presiden menyebut jumlah jembatan yang diresmikan dalam pidatonya sebanyak 3.396 jembatan, sedangkan judul dan bagian awal laporan menyebut 3.395 jembatan. Karena itu, angka 3.395 digunakan dalam judul artikel ini mengikuti angka pada referensi utama.

Selain jembatan, sebanyak 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNI Angkatan Darat juga turut diresmikan.

Pembangunan sumber air bersih menjadi bagian penting karena kebutuhan air merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Infrastruktur ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap air bersih, khususnya di wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber air.

Andra Soni mengikuti kegiatan tersebut dari Jembatan Merah Putih Presisi Polri di Kampung Bayah Satu.

Lokasi tersebut berada di Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, salah satu wilayah Banten yang memiliki karakter geografis cukup beragam.

Sebelumnya, sejumlah pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Lebak juga diarahkan untuk memperbaiki konektivitas masyarakat antardesa. Salah satu jembatan di kawasan Bayah, misalnya, menjadi akses penting bagi masyarakat setelah menggantikan jembatan lama yang kondisinya kurang memadai.

Dengan demikian, kehadiran Andra Soni dalam agenda peresmian tersebut tidak hanya berkaitan dengan seremoni. Bagi Pemerintah Provinsi Banten, pembangunan infrastruktur hingga wilayah pelosok menjadi bagian dari upaya memperkuat pemerataan pembangunan.

Andra Soni merupakan Gubernur Banten periode 2025-2030. Ia lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat, pada 12 Agustus 1976.

Sebelum menjadi gubernur, Andra Soni memiliki pengalaman politik sebagai anggota DPRD Provinsi Banten periode 2014-2019 dan kemudian menjabat Ketua DPRD Provinsi Banten periode 2019-2024.

Dalam perjalanan pendidikannya, Andra Soni menyelesaikan pendidikan D3 di STIE Bhakti Pembangunan Jakarta pada 2001, kemudian S1 di STIE Banten pada 2021 dan S2 di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pada 2023. Ia juga tercatat sedang menjalani pendidikan S3 di Universitas Padjadjaran.

Sebagai Gubernur Banten, Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah membawa visi “Banten maju, adil merata, tidak korupsi.” Pemerintah Provinsi Banten juga mengarahkan pembangunan periode 2025-2030 melalui sejumlah program prioritas yang mencakup infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan pelayanan publik.

Pembangunan jembatan dan akses air bersih memiliki arti penting bagi pemerataan pembangunan.

Bagi daerah seperti Lebak yang memiliki wilayah luas dengan kondisi geografis beragam, keberadaan infrastruktur dasar dapat menentukan mudah atau sulitnya masyarakat mengakses pusat ekonomi dan layanan publik.

Karena itu, pembangunan 145 Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Polda Banten menjadi salah satu catatan penting dari agenda nasional tersebut.

Andra Soni sendiri dalam berbagai kesempatan menempatkan pemerataan pembangunan sebagai salah satu fokus pemerintahannya. Infrastruktur desa, pendidikan dan pelayanan dasar menjadi bagian dari agenda pembangunan Banten agar manfaat pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan.

Peresmian ribuan jembatan dan sumber air bersih pada akhirnya menjadi gambaran bagaimana pembangunan infrastruktur diarahkan untuk menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Dari Bayah, Lebak, Andra Soni mengikuti momentum tersebut bersama jajaran Forkopimda Banten. Sementara dari Jakarta, Presiden Prabowo meresmikan proyek yang diharapkan memperkuat akses masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

foto kompas

Related Posts

Jelang Demo 28 Oktober di Bundaran HI, Ini 5 Tuntutan Mahasiswa dan Respons Polisi

narapolitik.com – Aksi demonstrasi mahasiswa pada Rabu, 28 Oktober 2026, menjadi salah satu agenda yang mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen…

Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Bundaran HI

narapolitik.com – Pada Selasa pagi (20/10/2026), sejumlah aktivis Greenpeace Indonesia memanjat Monumen Selamat Datang di Bundaran HI dan membentangkan dua spanduk raksasa. Spanduk pertama bertuliskan: “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya…

Leave a Reply

You Missed

Jelang Demo 28 Oktober di Bundaran HI, Ini 5 Tuntutan Mahasiswa dan Respons Polisi

  • By mintz
  • October 27, 2026
  • 0
  • 12 views
Jelang Demo 28 Oktober di Bundaran HI, Ini 5 Tuntutan Mahasiswa dan Respons Polisi

Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Bundaran HI

  • By mintz
  • October 20, 2026
  • 0
  • 19 views
Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Bundaran HI

Karhutla Membara, Greenpeace Turun ke HI!

  • By mintz
  • October 20, 2026
  • 0
  • 21 views
Karhutla Membara, Greenpeace Turun ke HI!

Anak di Bawah 16 Tahun, Akses Medsos Dibatasi!

  • By mintz
  • October 18, 2026
  • 0
  • 20 views
Anak di Bawah 16 Tahun, Akses Medsos Dibatasi!

UNAIR dan DPD RI Buka Mata Mahasiswa soal Politik

UNAIR dan DPD RI Buka Mata Mahasiswa soal Politik

Rocky Gerung Masuk Istana, Sebut Ini!

  • By mintz
  • October 17, 2026
  • 0
  • 27 views
Rocky Gerung Masuk Istana, Sebut Ini!