
narapolitik.com – Kasus dugaan suap di Bea Cukai kembali memunculkan fakta baru di persidangan. Jaksa KPK mendalami dugaan bocornya informasi operasi tangkap tangan (OTT) setelah menemukan percakapan WhatsApp yang berisi peringatan agar pihak tertentu berhati-hati karena sedang dipantau KPK.
Dalam perkembangan terbaru, jaksa juga membuka percakapan antara terdakwa Rizal dan Sisprian Subiaksono. Pesan tersebut antara lain berisi peringatan untuk bersembunyi karena adanya pihak yang menjadi target KPK. Percakapan itu ditampilkan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada 18 September 2026.
Fakta tersebut menjadi bagian dari proses pembuktian yang masih berjalan. Status dan makna percakapan tersebut tetap harus dinilai melalui proses persidangan.









