
narapolitik.com – Pengangkatan Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief, sebagai komisaris independen PT PLN (Persero) direspon baik oleh Teuku Riefky sebagai Sekjen Demokrat. Dia mengatakan telah ada pengganti Andi Arief kepengurusan Partai Demokrat.
“Tentu (sudah diganti), karena kan sudah aktif dalam Komisaris,” kata Riefky di JCC, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2024).
Tak hanya Andi Arief, ada sosok lain yang juga masuk jajaran komisaris PLN. Dia adalah Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Burhanuddin Abdullah sebagai komisaris utama.
Sebagai rujukan dan menurut ketentuan, jabatan Komisaris BUMN tidak boleh ditempati oleh pengurus partai. Hal itu diatur dalam Pasal 18 Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara yang diteken Menteri BUMN Erick Thohir pada Maret 2023.
Lalu siapa sosok pengganti Andi Arief di Demokrat? Riefky masih belum memberi informasi mengenai hal tersebut dan mengatakan pencopotan Andi Arief terjadi sebelum penetapan RUPS.
“Sudah (diganti), sebelum penetapan di RUPS,” kata dia.
“Nanti akan ada yang tentu yang melanjutkan penugasan bang Andi Arief sebagai Kepala Bappilu di DPP Partai Demokrat,” sambungnya.
Politikus Partai Demokrat Syahrial Nasution membenarkan pengangkatan keduanya sebagai komisari PLN.
“Iya. Betul. Diangkat menjadi salah satu Komisaris selain Komutnya Pak Burhanuddin Abdullah yang menggantikan Agus Martowardojo,” ujar Syahrial.








