google-site-verification=x07vjbomxlsBvPbIbOjcR7vfc5Jw4mGyIscP06Am1sQ

Pengamat Menilai Pelantikan Sudaryono Sebagai Wamentan Sarat akan Kepentingan Politik

Pelantikan Ketua Gerindra Jawa Tengah Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian dinilai sarat akan kepentingan Pilkada.

Hal itu disampaikan pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin.

Menurut analisisnya, Sudaryono yang merupakan orang dekat Prabowo awalnya akan maju di Pilkada Jawa Tengah namun kemudian dilantik menjadi wamen.

Sementara, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi merupakan orang dekat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Kita tahu Pak Sudaryono mau maju di Jateng jadi calon gubernur sebagai orang dekatnya Prabowo lalu dilantik jadi wamen dan Ahmad Luthfi Kapolda Jateng yang akan maju di Jateng orangnya Jokowi didukung oleh KIM, didukung oleh Prabowo dan didukung pemerintah,” kata Ujang, dikutip dari Kompas TV Jumat, 19 Juli 2024.

Kata dia itu adalah barter politik dan barter kepentingan

“Ini kan barter kepentingan yang saling menguntungkan antara Jokowi dengan Prabowo,” jelasnya dilansir dari Kompas.

Diketahui, KIM adalah koalisi partai politik (parpol) yang mendukung Prabowo-Gibran dan berhasil membawa pasangan tersebut memenangkan Pemilihan Presiden 2024.

Ujang juga menilai bahwa pelantikan tersebut merupakan tukar guling kebijakan dan barter yang saling menguntungkan.

“Kalau saya sih menilainya memang tukar guling kebijakan ya, barter kepentingan saling menguntungkan antara Prabowo dengan Jokowi, dan itu dilakukan di akhir masa jabatan Jokowi, tiga bulan sebelum lengser,” jelasnya.

Tukar guling tersebut kata dia saling menguntungkan, setidaknya Sudaryono menjadi wakil menteri setelah Ahmad Luthfi didukung maju untuk Pilkada Jateng.

“Kelihatannya ada kesepakatan saling menguntungkan antara Prabowo dengan Jokowi terkait pelantikan wamen dan dukungan Ahmad Luthfi di Jateng,” bebernya.

Meski demikian, Ujang menyebut bahwa pelantikan menteri maupun wakil menteri sebagai pembantu presiden merupakan hak prerogatif presiden.

“Saya sih melihatnya tukar guling analisanya karena memang fakta dan kenyataannya seperti itu. Tetapi, apa pun itu menambah wamen, me-reshuffle itu kan hak prerogatif presiden. Jadi memang haknya presiden,” ucap dia.

Sebelumnya, Jokowi melantik Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II, Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).

Serta Yuliot Tanjung sebagai Wakil Menteri Investasi atau Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 18 Juli 2024.

Nama Sudaryono sebelumnya sempat disebut Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani berpotensi diusung pada Pilkada Jawa Tengah.

Karena elektabilitasnya semakin tinggi di sejumlah lembaga survei.

Namun, belakangan nama Ahmad Luthfi justru banyak didukung oleh partai yang tergabung di KIM.

Sebut saja, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar. Bahkan, Gerindra juga membuka opsi dukungan untuk Luthfi pada Pilkada Jateng 2024.

sumber

raditya

Related Posts

Di Antara Fraksi, Aspirasi, dan Mesin Politik Depok: Membaca Sosok Edi Masturo

narapolitik.com – Di Kota Depok, politik bukan sekadar perebutan kursi. Ia adalah pertarungan pengaruh di tengah kota urban yang tumbuh begitu cepat, begitu padat, dan begitu sering “merasa” tertinggal dibanding…

Modernisasi Kereta Api dan Langkah Tekan Biaya Logistik

narapolitik.com – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan mengemukakan keyakinannya bahwa modernisasi sistem kereta nasional di Indonesia akan menjadi alat efektif untuk menekan biaya…

Leave a Reply

You Missed

Prabowo Mania 08 Siap Kawal Program Prabowo-Gibran, Dukung Sikap Politik 98 Resolution Network

  • By mintz
  • May 24, 2026
  • 3 views
Prabowo Mania 08 Siap Kawal Program Prabowo-Gibran, Dukung Sikap Politik 98 Resolution Network

Di Antara Fraksi, Aspirasi, dan Mesin Politik Depok: Membaca Sosok Edi Masturo

  • By mintz
  • May 17, 2026
  • 7 views
Di Antara Fraksi, Aspirasi, dan Mesin Politik Depok: Membaca Sosok Edi Masturo

Motif Penikaman Nus Kei Terungkap, Polisi Sebut Dipicu Dendam Lama

  • By raditya
  • April 20, 2026
  • 17 views
Motif Penikaman Nus Kei Terungkap, Polisi Sebut Dipicu Dendam Lama

Hasan Nasbi: Bukan Waktu yang Pas Buat Provokasi Pemerintah

Hasan Nasbi: Bukan Waktu yang Pas Buat Provokasi Pemerintah

Transisi di Golkar Sulsel: SK Pawe Berakhir, Isu Muhidin Jadi Plt Ketua Mencuat

  • By raditya
  • November 20, 2025
  • 36 views
Transisi di Golkar Sulsel: SK Pawe Berakhir, Isu Muhidin Jadi Plt Ketua Mencuat

Karier Politik Amien Rais di Ambang Krisis: Gagal di Pilpres, Tinggalkan PAN, dan Kini Digugat oleh Partai Ummat

  • By raditya
  • November 20, 2025
  • 47 views
Karier Politik Amien Rais di Ambang Krisis: Gagal di Pilpres, Tinggalkan PAN, dan Kini Digugat oleh Partai Ummat