Menteri Agama Laporkan Gratifikasi, Komitmen Wujudkan Kemenag Bebas Korupsi

narapolitik.com – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih. Pada Selasa (26/11), Menag melalui Tenaga Ahlinya, Muhammad Ainul Yaqin, melaporkan penerimaan gratifikasi berupa sejumlah barang kepada Direktorat Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Atas arahan dan perintah Bapak Menteri Agama, kami diminta mengantarkan sebuah barang yang diberikan oleh kami juga tidak mengetahui dari siapa, diberikan ke Bapak Menteri Agama minggu lalu,” ujar Ainul di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta.

Menag disebut tidak mengetahui identitas pengirim barang tersebut. Untuk memastikan transparansi, barang tersebut langsung diserahkan kepada Satgas Gratifikasi KPK sesuai prosedur.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai isi dan estimasi nilai barang yang diterima, Ainul enggan berkomentar.

Komitmen Kementerian Agama: Bebas Korupsi dan Good Governance

Langkah pelaporan gratifikasi ini merupakan bagian dari visi Nasaruddin Umar untuk menjadikan Kementerian Agama sebagai contoh tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Hal ini sejalan dengan upaya Kemenag dalam memperkuat kerja sama dengan KPK untuk pencegahan korupsi. “Ini bagian dari komitmen beliau, sesuai dengan arahan dan pidato beliau di beberapa tempat untuk di Kementerian Agama ini sebagai contoh sebagai tauladan good governance,” ujar Ainul.

Sebelumnya, Menag telah melakukan pertemuan dengan KPK membahas langkah-langkah strategis pemberantasan korupsi di lingkungan kementerian. Salah satu inisiatif yang akan diaktifkan kembali adalah nota kesepahaman (MoU) antara Kemenag dan KPK terkait pencegahan korupsi.

“Insyaallah MoU yang pernah kita tandatangani bersama bisa kita aktifkan kembali, sehingga harapan masyarakat terhadap kementerian agama, menghendaki pembersihan, kemudian efektivitas dan efisien bisa terwujudkan,” ujar Nasaruddin Umar dalam pernyataannya di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (19/11).

Kemenag Gandeng KPK untuk Transparansi

Sebagai langkah nyata, Kementerian Agama akan terus melibatkan KPK dalam pengawasan berbagai program strategis, termasuk proyek-proyek besar yang rawan terhadap praktik korupsi. Langkah ini diharapkan dapat membangun kepercayaan publik terhadap Kementerian Agama sebagai instansi yang bersih dan profesional.

Pelaporan gratifikasi ini menjadi bukti nyata komitmen Menag dalam mencegah korupsi di lingkungan kementerian. Publik pun diharapkan mendukung penuh langkah ini untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan.

foto | antara

Related Posts

Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Bundaran HI

narapolitik.com – Pada Selasa pagi (20/10/2026), sejumlah aktivis Greenpeace Indonesia memanjat Monumen Selamat Datang di Bundaran HI dan membentangkan dua spanduk raksasa. Spanduk pertama bertuliskan: “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya…

Karhutla Membara, Greenpeace Turun ke HI!

narapolitik.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi sorotan nasional. Di tengah upaya pemerintah memadamkan api dan menindak pihak yang diduga bertanggung jawab, Greenpeace Indonesia menggelar aksi di kawasan…

Leave a Reply

You Missed

Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Bundaran HI

  • By mintz
  • October 20, 2026
  • 0
  • 17 views
Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Bundaran HI

Karhutla Membara, Greenpeace Turun ke HI!

  • By mintz
  • October 20, 2026
  • 0
  • 18 views
Karhutla Membara, Greenpeace Turun ke HI!

Anak di Bawah 16 Tahun, Akses Medsos Dibatasi!

  • By mintz
  • October 18, 2026
  • 0
  • 18 views
Anak di Bawah 16 Tahun, Akses Medsos Dibatasi!

UNAIR dan DPD RI Buka Mata Mahasiswa soal Politik

UNAIR dan DPD RI Buka Mata Mahasiswa soal Politik

Rocky Gerung Masuk Istana, Sebut Ini!

  • By mintz
  • October 17, 2026
  • 0
  • 24 views
Rocky Gerung Masuk Istana, Sebut Ini!

Bahlil Klaim Stok BBM Aman, Koster Disorot di SPBU Bali

  • By mintz
  • October 17, 2026
  • 0
  • 25 views
Bahlil Klaim Stok BBM Aman, Koster Disorot di SPBU Bali