
narapolitik.com – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa–Emil Elestianto Dardak, berhasil memenangkan Pilkada Jawa Timur 2024 dengan perolehan suara sebanyak 12.192.165 atau 58,81 persen dari total suara sah. Kemenangan ini diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur setelah proses rekapitulasi suara selesai dilakukan.
Pasangan nomor urut 2 ini unggul jauh dari pesaingnya, pasangan Tri Rismaharini-K.H. Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) yang memperoleh 6.743.095 suara, serta pasangan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim yang hanya meraih 1.797.332 suara.
Dalam pernyataannya di Surabaya pada Selasa (10/12), Khofifah menyampaikan rasa syukur atas kemenangan tersebut. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan hanya milik pasangan calon, tetapi juga kemenangan masyarakat Jawa Timur.
“Pertama tentu kami bersyukur bahwa proses panjang yang melibatkan sekian banyak elemen strategis, ada tokoh agama, ada ulama ada partai pengusung dan relawan yang luar biasa,” kata Khofifah.
Khofifah juga memberikan apresiasi kepada KPU, Bawaslu, serta seluruh jajaran penyelenggara Pilkada, mulai dari tingkat provinsi hingga KPPS dan pantarlih. Ia menyebutkan bahwa kerja keras mereka yang profesional memastikan proses demokrasi berlangsung lancar dan transparan.
Ajakan Rekonsiliasi dan Bersatu Membangun Jawa Timur
Seiring dengan selesainya Pilkada, Khofifah mengajak seluruh pihak, termasuk para pendukung pasangan calon lainnya, untuk kembali bersatu demi membangun Jawa Timur yang lebih maju.
“Saya mengajak seluruh elemen yang mendukung pasangan calon nomor 1 dan nomor 3, mari kita bersatu untuk membangun Jawa Timur yang lebih berprestasi dan memberikan man ujarnya.
Lebih lanjut, Khofifah menyatakan bahwa Jawa Timur kini memiliki potensi besar untuk menjadi “gerbang baru nusantara” dengan mengedepankan kolaborasi dan kerja sama dari semua elemen masyarakat.
Langkah Selanjutnya: Fokus pada Kemajuan Jawa Timur
Dengan berakhirnya proses Pilkada, Khofifah dan Emil berkomitmen untuk fokus melanjutkan pembangunan di Jawa Timur. Mereka menekankan pentingnya menciptakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan visi Jawa Timur yang berdaya saing dan sejahtera.
Pilkada Jawa Timur 2024 menjadi bukti nyata bahwa demokrasi dapat berjalan dengan baik ketika semua pihak bekerja sama. Kini, saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu untuk membawa Jawa Timur ke arah yang lebih baik.










