
narapolitik.com – Video dugaan perundungan terhadap seorang siswa di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, viral di media sosial. Rekaman singkat yang memperlihatkan aksi kekerasan terhadap seorang pelajar tersebut memicu perhatian publik, termasuk dari musisi sekaligus anggota DPR Ahmad Dhani.
Dalam video berdurasi sekitar 34 detik yang beredar, seorang siswa yang mengenakan seragam pramuka terlihat mendapat perlakuan kekerasan dari seorang pelajar lainnya. Korban tampak dipukul, ditendang hingga dibanting.
Ahmad Dhani kemudian mengunggah ulang video tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, ia meminta kepolisian segera mengambil tindakan terhadap pelaku.
Desakan tersebut turut membuat kasus dugaan perundungan itu semakin menjadi perhatian publik.
Kepolisian Resor Kebumen memastikan telah melakukan penyelidikan setelah menerima laporan terkait dugaan perundungan tersebut.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kebumen telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk korban, pelapor dan seorang saksi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 7 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.
Lokasi kejadian disebut berada di belakang sebuah SMK swasta di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen.
Polisi kemudian mengamankan seorang pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tersebut ke Polres Kebumen pada Sabtu, 15 Agustus 2026 sore.
Namun, karena terduga pelaku masih berstatus pelajar dan berusia di bawah umur, kepolisian menegaskan penanganannya dilakukan dengan memperhatikan ketentuan khusus dalam sistem peradilan anak.
Kapolres Kebumen menyampaikan pemeriksaan terhadap terduga pelaku masih berlangsung. Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk pemeriksaan medis serta visum terhadap korban.
Selain memeriksa pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara, penyidik mengumpulkan barang bukti yang dinilai berkaitan dengan kejadian tersebut.
Polisi juga akan meminta keterangan dari sejumlah saksi lain yang diduga mengetahui atau merekam aksi kekerasan tersebut.
Selanjutnya, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah hukum berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh.
Dengan demikian, status orang yang diamankan saat ini masih sebagai terduga pelaku, sehingga proses hukum belum dapat disimpulkan sebelum seluruh tahapan penyelidikan dan pemeriksaan selesai.
Kasus tersebut menjadi perhatian karena baik korban maupun terduga pelaku masih berusia anak.
Kapolres Kebumen meminta masyarakat tidak menyebarluaskan identitas korban maupun materi rekaman yang berpotensi memperburuk kondisi korban.
Imbauan tersebut penting karena perkara yang melibatkan anak harus ditangani dengan mempertimbangkan perlindungan dan kepentingan terbaik bagi anak.
Polisi memastikan penanganan perkara tetap berjalan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku terhadap anak.
Kasus dugaan perundungan siswa di Kebumen ini kembali menunjukkan bagaimana sebuah rekaman singkat di media sosial dapat dengan cepat menarik perhatian publik.
Video yang memperlihatkan aksi kekerasan tersebut menyebar luas hingga mendapat sorotan dari Ahmad Dhani. Ia meminta aparat kepolisian segera bertindak.
Tak lama setelah kasus tersebut mendapat perhatian publik, polisi menyatakan telah mengamankan terduga pelaku dan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait.
Meski demikian, masyarakat diminta tidak mengambil kesimpulan sendiri maupun melakukan persekusi terhadap pihak yang diduga terlibat.
Proses hukum kini berada di tangan kepolisian. Terlebih karena perkara tersebut melibatkan anak, setiap tahapan penanganan harus dilakukan secara hati-hati dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap korban maupun anak yang berhadapan dengan hukum.
foto kosmodigital









