google-site-verification=x07vjbomxlsBvPbIbOjcR7vfc5Jw4mGyIscP06Am1sQ

Babah Alun Maju Pilkada Jakarta, Jusuf Hamka Puji Demokrasi Kini Tak Perdebatkan Ras dan Golongan

Politikus Golkar Jusuf Hamka memuji praktik demokrasi di Indonesia saat bercerita usai dirinya diminta mendampingi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Kaesang Pangarep dalam Pilgub Jakarta pada November mendatang. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto disebut menyodorkan Jusuf menjadi calon wakil gubernur mendampingi Kaesang karena enam survei internal partai konsisten memunculkan nama pria dengan nama asli Joseph Alun itu.

“Demokrasi kita sudah baik, siapa saja bisa (maju dalam pemilihan umum),” kata Jusuf yang juga pengusaha ini kepada Tempo saat ditemui di salah satu rumah makan di Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 13 Juli 2024.

Penilaian Jusuf itu bukan tanpa alasan. Dia mengklaim diskusi dan aneka komentar publik terhadap demokrasi di Indonesia bukan lagi soal ras atau golongan tertentu, tapi sekadar perdebatan usia dan pengalaman.

“Itu baguslah. Yang komen masalah rasis tidak ada. Toleransi di tempat kita bagus. Sudah ada kesetaraan,” kata dia.

Tak hanya itu, Jusuf juga menyitir ungkapan atau Utlubul Ilma Walau Bissin alias tuntutlah ilmu hingga ke negeri Cina. Dalam pandangan dia soal demokrasi, orang perlu belajar ke Indonesia.

“Kalau dulu bilang menuntut ilmu ke Cina, ini Utlubul Ilma Walau Indonesia. Belajarnya demokrasi sampai ke negeri Indonesia, toleransi. Kita semua saudara, boleh berbeda agama dan keyakinan, tapi jangan memusuhi orang,” kata Jusuf.

Partai Golkar berencana mengusung Kaesang dan Jusuf Hamka dalam Pilkada Jakarta 2024. Jusuf mengungkap bahwa dirinya mengucap innalillahi wa innalillahi rojiun sebagai cara untuk merespons tawaran Partai Golkar itu.

Jusuf juga memperkenalkan jargon yang akan digunakan jika nanti dirinya menjadi pendamping Kaesang Pangarep dalam Pilgub Jakarta, yaitu Ka’bah alias Kesang-Babah. Dia menyebut jargon tersebut merupakan usul Airlangga Hartarto.

sumber

raditya

Related Posts

Pasangan Edy-Hasan Resmi Gugat Hasil Pilkada Sumut 2024 ke MK

narapolitik.com – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Utara (Sumut) nomor urut 2, Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala, secara resmi mengajukan gugatan hasil Pilkada Sumut 2024 ke Mahkamah…

Khofifah-Emil Menang Telak di Pilkada Jatim, Raih 58,81 Persen Suara

narapolitik.com – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa–Emil Elestianto Dardak, berhasil memenangkan Pilkada Jawa Timur 2024 dengan perolehan suara sebanyak 12.192.165 atau 58,81 persen dari…

Leave a Reply

You Missed

Prabowo Mania 08 Siap Kawal Program Prabowo-Gibran, Dukung Sikap Politik 98 Resolution Network

  • By mintz
  • May 24, 2026
  • 3 views
Prabowo Mania 08 Siap Kawal Program Prabowo-Gibran, Dukung Sikap Politik 98 Resolution Network

Di Antara Fraksi, Aspirasi, dan Mesin Politik Depok: Membaca Sosok Edi Masturo

  • By mintz
  • May 17, 2026
  • 8 views
Di Antara Fraksi, Aspirasi, dan Mesin Politik Depok: Membaca Sosok Edi Masturo

Motif Penikaman Nus Kei Terungkap, Polisi Sebut Dipicu Dendam Lama

  • By raditya
  • April 20, 2026
  • 17 views
Motif Penikaman Nus Kei Terungkap, Polisi Sebut Dipicu Dendam Lama

Hasan Nasbi: Bukan Waktu yang Pas Buat Provokasi Pemerintah

Hasan Nasbi: Bukan Waktu yang Pas Buat Provokasi Pemerintah

Transisi di Golkar Sulsel: SK Pawe Berakhir, Isu Muhidin Jadi Plt Ketua Mencuat

  • By raditya
  • November 20, 2025
  • 36 views
Transisi di Golkar Sulsel: SK Pawe Berakhir, Isu Muhidin Jadi Plt Ketua Mencuat

Karier Politik Amien Rais di Ambang Krisis: Gagal di Pilpres, Tinggalkan PAN, dan Kini Digugat oleh Partai Ummat

  • By raditya
  • November 20, 2025
  • 48 views
Karier Politik Amien Rais di Ambang Krisis: Gagal di Pilpres, Tinggalkan PAN, dan Kini Digugat oleh Partai Ummat