google-site-verification=x07vjbomxlsBvPbIbOjcR7vfc5Jw4mGyIscP06Am1sQ

Tim Pemenangan Pramono – Rano Minta KPU Transparan Dalam Penghitungan Pilkada

narapolitik.com – Ketua Harian Tim Pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, Prasetyo Edi Marsudi, mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta dan KPU Kota untuk segera menggelar rapat pleno penetapan hasil penghitungan suara Pilkada Jakarta secara transparan. Hal ini dinilai penting untuk memastikan suara masyarakat tidak hilang.

“Kami minta semua KPU Kota yang belum melakukan pleno penetapan, segera selenggarakan dengan mengedepankan transparansi jangan sampai suara warga Jakarta hilang,” ujar Prasetyo di Jakarta, Selasa (4/12).

Prasetyo juga menekankan pentingnya keseriusan KPU dalam menjaga proses penghitungan suara. Menurutnya, suara masyarakat Jakarta adalah amanah yang harus dijaga dengan baik agar tidak ada penyusutan atau penghilangan suara.

Dalam proses internal tim pemenangan, Prasetyo mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penghitungan suara manual menggunakan formulir C1. Berdasarkan data tersebut, pasangan Pramono Anung dan Rano Karno (Bang Doel) berhasil meraih lebih dari 50 persen suara.

Aturan Penetapan Pemenang
Sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ), pasangan calon yang memperoleh suara lebih dari 50 persen dinyatakan sah sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih. Hal ini tertuang dalam Pasal 10 ayat 2 undang-undang tersebut.

Prasetyo juga menegaskan bahwa tim pemenangan dan para relawan akan terus mengawal proses pleno dan penetapan hasil penghitungan suara hingga selesai. Tak lupa, Prasetyo menyampaikan apresiasinya kepada aparat keamanan yang telah menjaga situasi tetap kondusif selama proses pilkada berlangsung.

“Saya sebagai Ketua Harian Tim Pemenangan Pasangan Pramono-Rano Karno mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan yang sudah bekerja dengan baik,” tutupnya.

Desakan Prasetyo ini menjadi sorotan penting dalam proses penghitungan suara Pilkada Jakarta. Dengan regulasi yang jelas dan pengawasan yang ketat, diharapkan hasil Pilkada dapat mencerminkan aspirasi masyarakat secara utuh dan transparan.

raditya

Related Posts

Polemik Status Tersangka Hasto, ICW Ikut Bersuara

narapolitik.com — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan terkait pelarian Harun Masiku. Hingga…

Pasangan Edy-Hasan Resmi Gugat Hasil Pilkada Sumut 2024 ke MK

narapolitik.com – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Utara (Sumut) nomor urut 2, Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala, secara resmi mengajukan gugatan hasil Pilkada Sumut 2024 ke Mahkamah…

Leave a Reply

You Missed

Hasan Nasbi: Bukan Waktu yang Pas Buat Provokasi Pemerintah

Hasan Nasbi: Bukan Waktu yang Pas Buat Provokasi Pemerintah

Transisi di Golkar Sulsel: SK Pawe Berakhir, Isu Muhidin Jadi Plt Ketua Mencuat

  • By raditya
  • November 20, 2025
  • 31 views
Transisi di Golkar Sulsel: SK Pawe Berakhir, Isu Muhidin Jadi Plt Ketua Mencuat

Karier Politik Amien Rais di Ambang Krisis: Gagal di Pilpres, Tinggalkan PAN, dan Kini Digugat oleh Partai Ummat

  • By raditya
  • November 20, 2025
  • 38 views
Karier Politik Amien Rais di Ambang Krisis: Gagal di Pilpres, Tinggalkan PAN, dan Kini Digugat oleh Partai Ummat

Denny Indrayana Gabung Tim Hukum Roy Suryo cs

  • By raditya
  • November 14, 2025
  • 51 views
Denny Indrayana Gabung Tim Hukum Roy Suryo cs

Becak Listrik untuk Lansia : Dorong Pemberdayaan Pengayuh di Indramayu

  • By raditya
  • November 14, 2025
  • 33 views
Becak Listrik untuk Lansia : Dorong Pemberdayaan Pengayuh di Indramayu

Kritik Keras Amien Rais terhadap Proses Reformasi Polri: “Hanya Mempertahankan Kebobrokan”

Kritik Keras Amien Rais terhadap Proses Reformasi Polri: “Hanya Mempertahankan Kebobrokan”