google-site-verification=x07vjbomxlsBvPbIbOjcR7vfc5Jw4mGyIscP06Am1sQ

Gugatan Praperadilan Tom Lembong ditolak, DPR: Hormati Putusan Hakim

narapolitik.com – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan resmi menolak gugatan praperadilan mantan Menteri Perdagangan, Tom Lembong, terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor gula tahun 2015–2016. Keputusan ini disampaikan oleh hakim tunggal Tumpanuli Marbun dalam sidang putusan yang digelar pada Selasa (26/11).

“Dalam pokok perkara, menyatakan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” ujar Tumpanuli Marbun saat membacakan putusan. Selain itu, hakim juga menolak seluruh tuntutan provisi dan eksepsi dari pihak termohon.

Menanggapi putusan tersebut, anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, menyatakan penghormatan terhadap keputusan hakim. Ia menegaskan pentingnya menjaga independensi lembaga peradilan dalam menangani perkara ini.

Meski demikian, Nasir berharap putusan ini tidak menjadi alat kriminalisasi terhadap Tom Lembong. Ia juga menegaskan bahwa putusan tersebut tidak seharusnya dipengaruhi oleh pihak-pihak tertentu.

Latar Belakang Kasus
Kejaksaan Agung menetapkan Tom Lembong sebagai tersangka pada 29 Oktober 2024 atas dugaan korupsi dalam kegiatan impor gula kristal mentah di Kementerian Perdagangan tahun 2015–2016. Pada tahun 2015, rapat koordinasi antar kementerian menyimpulkan bahwa Indonesia memiliki surplus gula, sehingga tidak memerlukan impor. Namun, Tom Lembong, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Perdagangan, tetap memberikan izin impor gula kepada PT AP.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut kebijakan strategis di sektor perdagangan yang memengaruhi ketersediaan komoditas vital di Indonesia.

Harapan untuk Proses Hukum yang Transparan
Nasir Djamil menekankan pentingnya pengawasan masyarakat terhadap proses hukum yang berjalan agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang. “Ideal atau tidak, adil atau tidak, memang itu sangat subjektif. Kita hormati putusan hakim tersebut,” tegasnya.

raditya

Related Posts

Prabowo Mania 08 Siap Kawal Program Prabowo-Gibran, Dukung Sikap Politik 98 Resolution Network

narapolitik.com – Momentum peringatan 28 tahun Reformasi 1998 kembali menjadi ruang konsolidasi sejumlah aktivis dan relawan politik nasional. Kali ini, dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran…

Hasan Nasbi: Bukan Waktu yang Pas Buat Provokasi Pemerintah

narapolitik.com – Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, angkat suara soal situasi politik belakangan ini. Menurutnya, sekarang bukan momen yang tepat untuk melontarkan provokasi terhadap pemerintah apalagi di tengah…

Leave a Reply

You Missed

Prabowo Mania 08 Siap Kawal Program Prabowo-Gibran, Dukung Sikap Politik 98 Resolution Network

  • By mintz
  • May 24, 2026
  • 2 views
Prabowo Mania 08 Siap Kawal Program Prabowo-Gibran, Dukung Sikap Politik 98 Resolution Network

Di Antara Fraksi, Aspirasi, dan Mesin Politik Depok: Membaca Sosok Edi Masturo

  • By mintz
  • May 17, 2026
  • 7 views
Di Antara Fraksi, Aspirasi, dan Mesin Politik Depok: Membaca Sosok Edi Masturo

Motif Penikaman Nus Kei Terungkap, Polisi Sebut Dipicu Dendam Lama

  • By raditya
  • April 20, 2026
  • 17 views
Motif Penikaman Nus Kei Terungkap, Polisi Sebut Dipicu Dendam Lama

Hasan Nasbi: Bukan Waktu yang Pas Buat Provokasi Pemerintah

Hasan Nasbi: Bukan Waktu yang Pas Buat Provokasi Pemerintah

Transisi di Golkar Sulsel: SK Pawe Berakhir, Isu Muhidin Jadi Plt Ketua Mencuat

  • By raditya
  • November 20, 2025
  • 36 views
Transisi di Golkar Sulsel: SK Pawe Berakhir, Isu Muhidin Jadi Plt Ketua Mencuat

Karier Politik Amien Rais di Ambang Krisis: Gagal di Pilpres, Tinggalkan PAN, dan Kini Digugat oleh Partai Ummat

  • By raditya
  • November 20, 2025
  • 47 views
Karier Politik Amien Rais di Ambang Krisis: Gagal di Pilpres, Tinggalkan PAN, dan Kini Digugat oleh Partai Ummat