
narapolitik.com – Ary Zolla dikenal sebagai da’i dan pembina keagamaan, banyak aktivitasnya yang menyentuh ranah kemasyarakatan dan pemerintahan skala lokal, yang bisa dilihat sebagai bentuk “politik masyarakat” atau partisipasi publik. Ia terlibat sebagai pengurus di struktur masyarakat seperti LMK Kelurahan Ciracas dan forum masyarakat di Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur. Misalnya, ia disebut sebagai LMK bidang kesejahteraan masyarakat dalam sosialisasi penanggulangan bencana di Ciracas.
Dalam pengajian dan acara keagamaan di wilayah Ciracas, ia mengajak masyarakat untuk menerapkan akhlak dan tata kehidupan bermasyarakat yang juga menyentuh ranah “negara” dan “kelompok”. Misalnya ia membahas akhlak Rasulullah dalam “bernegara, bermasyarakat, berkeluarga”. Kegiatan-kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan, pembinaan masyarakat, pengajian subuh gabungan di lingkungan lokal yang ia hadiri menunjukkan bahwa dakwahnya tidak terpisah dari aktivitas sosial-politik lokal (komunitas, kelurahan, warga).
Penguatan peran ulama dalam ruang publik lokal hadir dalam program kemasyarakatan dan pembinaan warga, Ary Zolla memperkuat posisi tokoh keagamaan sebagai aktor dalam masyarakat sipil, yang memiliki suara atau pengaruh di tingkat kelurahan/komunitas. Keterlibatannya dalam LMK dan forum warga menunjukkan bahwa ia masuk ke ranah pengorganisasian masyarakat yang dekat dengan pemerintahan daerah.
Ary Zolla sampai saat ini bukanlah politisi partai, namun aktivitas dakwah dan sosial-komunitasnya memiliki dimensi politik lokal dan publik yang nyata. Ia memainkan peran sebagai tokoh keagamaan yang masuk ke ranah masyarakat sipil, memperkuat struktur warga, menyuarakan nilai moral, dan membangun kolaborasi dengan aparatur setempat. Aktivitas ini menjadikannya aktor “politik” dalam arti yang lebih luas (politics of community/ society), yaitu partisipasi dalam kehidupan bersama warga dan pemerintahan kelurahan.
Di Forum Silaturahmi Ulama Indonesia (FSUI), Ary Zolla menjabat sebagai Ketua Harian yang mendukung penuh program kerja KH. Kholid Hidayat Hasyim sang ketua umum yang memberi dukungan kepada pasangan “Pramono-Anung / Rano Karno” dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.
Baru-baru ini , Ary Zolla tercatat menerima dua penghargaan kategori Da’i Berprestasi Indonesia dan Indonesian Leadership Awards dari lembaga yang Citra Profesi Indonesia (CPI). Tentu prestasi ini diharapkan menjadi “peluru” dalam setiap upayanya demi kemaslahatan ummat dalam kerangka aktifitas, kapabilitas, dan kapasitasnya sebagai seorang aktor politics of community/ society.
oleh : Bayo Nandymawa








