
narapolitik.com – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Jakarta kota yang toleran dan pancasilais. Hal ini disampaikan usai menandatangani kontrak politik bersama sejumlah komunitas warga Jakarta, termasuk Komunitas Pengusaha Muda Cinta Indonesia (PMCI), di Batavia PIK, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (22/11/2024).
Kontrak politik yang bertema anti-radikalisme dan anti-kekerasan tersebut juga ditandatangani oleh politisi Maruarar Sirait dan pengusaha Rudy Halim. Dalam sambutannya, Ridwan Kamil—akrab disapa Kang Emil—berjanji untuk mempermudah proses perizinan rumah ibadah jika terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta 2024-2029.
“Saya berjanji akan menjadikan Jakarta kota paling toleran dan pancasilais,”ujar Emil.
Dukungan dari Mantan Presiden Jokowi dan Presiden Prabowo
Dalam acara yang sama, politisi Partai Gerindra, Maruarar Sirait, menyatakan bahwa Ridwan Kamil mendapat dukungan penuh dari mantan Presiden Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto.
“Kang Emil adalah Ketua Tim Kampanye daerah di Jabar yang suara Prabowonya itu paling tinggi, paling tinggi di Jabar, se Indonesia, jadi kalau ada yang mengaku didukung Prabowo, bohong, kalau ngaku didukung Jokowi bohong,” jelas Maruarar, yang akrab disapa Bang Ara.
Menurutnya, hubungan yang solid antara gubernur dan presiden akan berdampak positif pada pembangunan Jakarta “saya yakin nanti komunikasi Kang Emil jadi gubernur dengan Pak Prabowo akan sangat bagus,” tambahnya.
Ridwan Kamil Dinilai Berpengalaman
Ketua Panitia Acara, Rudy Halim, menyatakan keyakinannya terhadap Ridwan Kamil sebagai calon pemimpin Jakarta. Rudy menilai pengalaman Kang Emil sebagai Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat menjadi bekal penting untuk menata Jakarta.
“Saya bikin acara ini saya melihat dari sosok Kang Emil ini yang sudah pengalaman menjadi Wali Kota di Bandung, punya pengalaman menjadi Gubernur Jawa Barat. Dan tentunya kita dukung Kang Emil untuk menjadi Gubernur di DKI Jakarta,” ujar Rudy dikutip dari liputan6.com .
Ia juga menekankan pentingnya pengalaman bagi generasi muda dalam mencapai kesuksesan. “Yang paling penting itu adalah pengalaman yang membuat kita bisa berhasil. Di dalam perusahaan, organisasi, dalam pekerjaan. Cara menata kota, menata negara,” katanya.
Visi Jakarta yang Toleran
Dalam kontrak politik tersebut, Ridwan Kamil berkomitmen untuk mengedepankan nilai-nilai inklusivitas, kebhinekaan, dan keadilan sosial di Jakarta. Sebagai ibu kota negara, Jakarta dinilai membutuhkan pemimpin yang dapat menyatukan berbagai elemen masyarakat tanpa diskriminasi.
Dengan dukungan dari komunitas warga, tokoh politik, dan pengusaha, Ridwan Kamil optimistis akan membawa perubahan signifikan jika terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta.
KONTRAK POLITIK
SAYA RIDWAN KAMIL JIKA SAYA DIPERCAYA MENJADI GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA 2024 – 2029 SAYA BERJANJI :
- SAYA AKAN MEMPERMUDAH IZIN RUMAH IBADAH, TIDAK AKAN MEMPERSULIT. DAN
- SAYA AKAN MELARANG, MENENTANG, MENINDAK TEGAS SEGALA BENTUK RADIKALISME DAN KEKERASAN DI JAKARTA.
- SAYA BERKOMITMEN UNTUK TIDAK MEMBEDAKAN ATAU MENDISKRIMINASI WARGA NEGARA APAPUN AGAMA, ETNIS, DAN SUKUNYA.
- SAYA BERJANJI AKAN MENJADIKAN JAKARTA SEBAGAI KOTA YANG TOLERAN, BHINNEKA, DAN PANCASILAIS.
JAKARTA, 22 NOVEMBER 2024










